Jenis Biji Kopi Penentu Rasa

Biji kopi ni nampak sama aje, tapi sebenarnya berbeza rasa. Jika anda tahu dan kenal jenis dan spesis kopi pastinya ia memberi satu persepktif baru terhadap kopi dan menjadikan anda lebih menghargai nikmat kopi.

Perasan tak kadang-kadang kopi tu tidak memberi kenikmatan rasa yang tidak seperti anda harapkan, itu mungkin anda sebenarnya ‘mengidamkan’ kopi spesis yang lain.

Meh, min tunjukkan 5 spesis kopi popular dan profilnya. Jadi bila anda ke pasaraya nanti ,dah tahu jenis kopi yang ingin dibeli dan sesuai dengan citarasa anda.

ARABICA

Jenis biji kopi ini menguasai lebih 60 peratus keluaran kopi dunia. Pohon arabica ini rendng dan tidak melebihi enam meter tinggi dan mudah dituai. Kopi jenis ini hanya boleh tumbuh di dataran tinggi (700 -1,700 meter dari paras laut). Itu menjadikan kopi jenis ini adalah yang paling berkualiti . Di Malaysia, kopi arabika hanya terdapat di lereng gunung Kinabalu, Sabah. Biji kopi Arabika adalah paling asidik berbanding jenis lain dan ia biasanya dipanggang tidak terlalu gelap atau terlalu ‘terang’ warna biji kopinya.

Biji kopi arabika juga memiliki bentuk yang lebih ‘membujur’/oval dibandingkan biji kopi jenis robusta. Arabika sangat digemari ramai, kandungan kafeinnya juga lebih rendah berbanding jenis lain, tetapi harus diakui rasa dan aromanya lebih nikmat. Sudah pastilah ia lebih mahal daripada robusta. Arabika adalah kopi yang paling mendapat ‘recommendation’ dan penilaian terbaik daripada pengkaji kopi.

ROBUSTA

Kopi robusta dapat tumbuh di tempat-tempat yang tidak sesuai untuk penanaman kopi arabika namun lokasi yang paling baik adalah pada ketinggian tanah 400-800 meter dari aras laut, lebih kurang sama dengan Arabica, dan saiz pokoknya lebih besar. Kopi robusta menjangkaui hampir 30% pasaran kopi dunia. Kelebihan pokok kopi robusta ialah ianya lebih ‘robust’ terhadap serangan penyakit.  

Hampir sama rupa dengan kopi Arabika, tapi ukuran biji kopinya lebih berbentuk membulat, memiliki kadar kafein yang lebih tinggi namun aroma nya tidak kurang kurang harum. Ia kurang asidik dan lebih ‘terangkat’ dibancuh dengan susu. Kandungan kafeinnya lebih tinggi menjadikan kopi robusta pilihan terbaik untuk campuran espreso dan kopi o ais ‘americano’.

LIBERICA

Kopi Liberika memiliki daun yang lebih besar dan lebih lebar dibandingkan dengan tanaman kopi Robusta atau Arabika.

Kopi Liberika pertama kali ditemukan di Liberia pada tahun 1870-an. Tanaman kopi ini ditemukan oleh seorang botanis asal Prancis yang bernama L.J. Lejeune. Dari Liberia, kopi Liberika menyebar ke beberapa negara di Afrika, seperti Sierra Leone, Pantai Gading, Ghana, dan Nigeria. Namun, produksi kopi Liberika menurun drastis pada tahun 1930-an karena serangan hama dan penyakit.

Kopi Liberika pertama kali ditemukan di Liberia pada tahun 1870-an. Tanaman kopi ini ditemukan oleh seorang botanis asal Prancis yang bernama L.J. Lejeune. Dari Liberia, kopi Liberika menyebar ke beberapa negara di Afrika, seperti Sierra Leone, Pantai Gading, Ghana, dan Nigeria. Namun, produksi kopi Liberika menurun drastis pada tahun 1930-an karena serangan hama dan penyakit.

Kopi jenis Liberica adalah jenis kopi yang sesuai ditanam di Malaysia. Negeri-negeri pengeluar utama kopi Liberica ialah Negeri Selangor dan Johor. Manakala kopi jenis Robusta pula banyak ditanam di negeri Kedah,  Sabah dan Sarawak. Tanaman ini merupakan tanaman yang penting di kalangan pekebun kecil. Ianya diusahakan secara tanaman tunggal atau secara selingan di kawasan kelapa yang sedia ada.  Liberica boleh tumbuh di kawasan tanah gambut dan tidak memerlukan dataran yang tinggi.